Welcome

Delete this widget from your Dashboard and add your own words. This is just an example!

Alternatif pakiran motor di UG

Jumat, 14 Oktober 2011

Sekarang ini mahasiswa di Gunadarma sangatlah banyak , Sangking banayaknya mahasiswa yang kuliah membawa motor membuat parkiran motor yang telah disediakan oleh Gunadarma menjadi kurang . Sekarang ini pakiran motor sangat berantakan dan tidak tertata rapih . Oleh karena iti seharusnya Gunadarma menambahkan lahan untuk pakiran motor dengan membuat lagi pakiran untuk kendaraan bermotor ataupun meninggikan pakiran motor yg telah ada agar bisa menampung lebih banyak lagi kendaraan bermotor . Atau membeli lahan warga yang agar bisa untuk membuat pakiran motor . Terlalu sempitnya lahan membuat pakiran terlihat sempit dan berantakan . Banyak motor yang pakir disembarangan karena tidak bisa lagi pakir . Satpam pun kewalahan menghadapi banyak nya motor .
Itulah saran dari saya , terima kasih .

Peran Sistem Informasi dalam Perekonomian

Selasa, 04 Oktober 2011


Pada zaman sekarang sistem informasi sangat penting dalam dunia teknologi . Bukan hanya pada komputer sitem informasi telah meliput kesemua bidang . Semua bidang saat ini telah membuat sistem nya sendiri dari sistem informasi . Peran sistem dalam perekonomian sangat banyak . Dari sistem informasi bisa membuat pembukuan dari yang manual sekarang menjadi lebih diperinci dan mudah dalam penggunaannya . Memanajement keuangan nya dalam membuat laporan setiap bulannya . Dalam mengolah data penjulan , pembelian , karyawan , segala informasi yang butuh sitem yang khusus agar bisa untuk lebih mudah melaporkan nya kepada atasan . Sistem informasi juga bisa berkerja untuk membantu dalam mengambil keputusan permasalahan yang sedang di hadapi oleh perusahan .Sistem informasi juga bisa dipergunakan dalam membuat sistem dalam transaksi di supermarket yang digunakan oleh kasir .


Sistem informasi sekarang telah banyak diketahui oleh perusahaan oleh karena itu sekarang ini banyak perusahaan yang telah berkerja sama dengan orang ahli dalam bidang sistem informasi . Karena sistem informasi bisa mencakup dalam semua bidang . Oleh karena itu lebih praktis untuk meberkerja sama . Tinggal katakan apa yang diinginkan  nanti orang yang ahlinya akan membuat sistem yang diinginkan oleh perusahaan tersebut . Orang sistem informasi juga bisa diandalkan dalam membuat sebuah keputusan dan bisa untuk mengambil jalan apa yang akan digunakan yang mana yang lebih baik tanpa mengeluarkan biaya yang cukup banyak  . Oleh karena itu sekarang ini sistem informasi berkembang sangat cepat .

Aku dan Cita-citaku

Minggu, 02 Oktober 2011

Namaku Rifka Chairani , aku anak ke dua dari dua bersaudara . Aku memiliki seorang kakak laki-laki . Sekarang ini aku kuliah di Universitas Gunadarma mengambil jurusan S1 Sistem Informasi . Sekarang ini aku telah tingkat tiga . Insya allah kurang lebih dalam dua tahun kedepan aku memiliki gelar S,Kom . Kadang-kadang untuk mengisi liburan kuliah aku mencari perkerjaan jadi spg untuk beberapa event produk dan uang nya biasanya dipakai untuk tambahan uang jajan :) . Aku mempunyai cita-cita agar bisa berkerja dikantor yang mendapatkan gaji yang bisa cukup untuk keperluan dan bisa untuk ditabung . Dan juga membuka usaha sebagai sampingan agar bisa di kelolah bersama mama karena mama setahun lagi sudah pensiun . Agar mama ada perkerjaan biar tidak bosan dirumah . Insya allah dari hasil penghasilan bisa untuk memeberangkatkan haji untuk mama . Sudah bisa membuat keluarga bahagia aku akan menikah dan memiliki keluarga sendiri . Ingin memiliki suami yang aku sayang dan anak yang bisa dididik dan dibesarkan dengan baik , ingin memiliki keluarga yang harmonis , bahagia , sakina , mawadah dan warohma . Dalam usaha aku pun disertain berdoa kepada Alllah agar diberi kemudahan dalam menjalani segala urusan dengan mudah dan diberi bantuan dari Allah . Mudah-mudahan Alllah dapat mengabulkan semua doa dan usaha yang telah dilakukan amin .
 

Pendapat Saya Tentang Bagaimana Cara Mengatasi Kekarasan Dikalangan Mahasiswa dan Pelajar

Bagaimana Cara Mengatasi Kekarasan Dikalangan Mahasiswa dan
Pelajar

Kenakalan Remaja 

Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungan, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri, dan sebagainya.

Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada. 


Beberapa Faktor Terjadinya Kekerasan / Perkelahian :

Dalam pandangan psikologi, setiap perilaku merupakan interaksi antara kecenderungan di dalam diri individu (sering disebut kepribadian, walau tidak selalu tepat) dan kondisi eksternal. Begitu pula dalam hal perkelahian pelajar. Bila dijabarkan, terdapat sedikitnya 4 faktor psikologis mengapa seorang r emaja terlibat perkelahian pelajar


  • Faktor internal
Remaja    yang terlibat perkelahian biasanya kurang mampu melakukan adaptasi pada situasi lingkungan yang kompleks. Kompleks di sini berarti adanya keanekaragaman pandangan, budaya, tingkat ekonomi, dan semua rangsang dar i lingkungan yang makin lama makin beragam dan banyak. Situasi ini biasanya menimbulkan tekanan pada setiap orang. Tapi pada remaja yang terlibat perkelahian, mereka kurang mampu untuk mengatasi, apalagi memanfaatkan situasi itu untuk pengembangan dirinya.
 
  • Indikatornya
Mereka biasanya mudah putus asa, cepat melarikan diri dari masalah, menyalahkan orang / pihak lain pada setiap masalahnya, dan memilih menggunakan car a tersingkat untuk memecahkan masalah. Pada remaja yang sering berkelahi, ditemukan bahwa mereka mengalami konflik batin, mudah frustrasi, memiliki emosi yang labil, tidak peka terhadap perasaan orang lain, dan memiliki perasaan rendah diri yang kuat. Mereka biasanya sangat membutuhkan pengakuan.

  • Faktor keluar ga

Rumah tangga      yang dipenuhi kekerasan (entah antar or ang tua atau pada anaknya) jelas ber dampak pada anak. Anak, ketika meni ngkat r emaja, belajar bahwa keker asan adalah bagian dari dir inya, sehingga adalah hal yang wajar kalau ia melakukan keker asan pula. Sebaliknya, orang tua yang terlalu melindungi anaknya, ketika remaja akan tumbuh sebagai individu yang tidak mandiri dan tidak berani mengembangkan identitasnya yang unik.

  • Indikatornya

Begitu bergabung dengan teman-temannya, ia akan menyerahkan dirnya secara total ter hadap kelompoknya sebagai bagian dari identitas yang dibangunnya. Cenderung pasif tidak respon terhadap apa yang ada disekitarnya, serta tidak memiliki inisiatif untuk bertindak sendiri untuk lebih mandiri
  • Faktor sekolah

Sekolah pertama-tama bukan dipandang sebagai lembaga yang harus mendidik siswanya menjadi sesuatu. Tetapi sekolah terlebih dahulu harus dinilai dari kualitas pengajarannya. Karena itu, lingkungan sekolah yang tidak merangsang siswanya untuk belajar (misalnya suasana kelas yang monoton, peraturan yang tidak relevan dengan pengajaran, tidak adanya fasilitas praktikum, dsb.) akan menyebabkan siswa lebih senang melakukan kegiatan di luar sekolah bersama teman-temannya. Baru setelah itu masalah pendidikan, di mana guru jelas memainkan peranan paling penting. Sayangnya guru lebih berperan sebagai penghukum dan pelaksana aturan, serta sebagai tokoh otoriter yang sebenarnya juga menggunakan cara kekerasan (walau dalam bentuk berbeda) dalam “mendidik” siswanya.
indikatornya

Bila kegiatan di sekolah dirasa membosankan maka si anak akan mencari sebuah bentuk kegiatan lain yang di anggapnya pas untuk dirinnya. Dan celakanya bila kegiatan yang dipilih nantinya merupakan kegiatan negatif maka si siswa akan terjer umus dalam dunia hitam tersebut. Kegagalan dalam faktor sekolah tersebut biasanya terlihat dengan sering membolosnya siswa tersebut, dan terkenanya siswa tersebut dengan hal-hal jahat seper ti narkoba dan mir as.

  • Faktor lingkungan

Lingkungan di antar a rumah dan sekolah yang sehari-hari remaja alami, juga membawa dampak terhadap munculnya perkelahian. Misalnya lingkungan rumah yang sempit dan kumuh, dan anggota lingkungan yang berperilaku buruk (misalnya narkoba). Begitu pula sarana transportasi umum yang sering menomor-sekiankan pelajar. Juga lingkungan kota (bisa negara) yang penuh kekerasan. Semuanya itu dapat merangsang r emaja untuk belajar sesuatu dari lingkungannya, dan kemudian reaksi emosional yang ber kembang mendukung untuk munculnya per ilaku berkelahi.

  • Indikatornya

Perilaku siswa berubah karena terjalinnya interaksi antara suatu kelompok, sehingga identitasnya sebagai pribadi berbeda dengan saat dia berada dalam suatu kelompok. Bisa saja bila sendiri dia cenderung alim, sopan akan tetapi perilaku tersebut bisa ber balik apabila ia ber ada dalam komunitas yang buruk sikap dan per ilakunya.

Inilah beberapa opini saya tentang bagaimana cara megatasi kekerasan dikalangan  mahasiswa dan  pelajar ,sebagai berikut :
  •  Banyak mawas diri, melihat kelemahan dan kekurangan sendiri, dan melakukankoreksi terhadap kekeliruan yang sifatnya tidak mendidik dan tidak menuntun.




  • Memberi kesempatan kepada remaja untuk beremansipasi dengan cara yang baik dan sehat    .
  • Memberikan bentuk kegiatan dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan remaja zaman sekarang ser ta kaitannya dengan pengembangan bakat dan potensi remaja.
  • Perkuat iman kita dengan rajin beribadah , agar hal-hal negatif pun dapat terhindar .



























Opini Bagaimana Cara Mengatasi Lumpur Lapindo

LUMPUR LAPINDO



Pendapat saya bagaimana cara untuk mengatasi lumpur lapindo ,yaitu :


  • Pilihan pertama saya adalah meneruskan upaya penangangan lumpur di lokasi semburan dengan membangun waduk tambahan di sebelah tanggul-tanggul yang ada sekarang. Dengan sedikit upaya untuk menggali lahan ditempat yang akan dijadikan waduk tambahan tersebut agar daya tampungnya menjadi lebih besar. Masalahnya, untuk membebaskan lahan disekitar waduk diperlukan waktu, begitu juga untuk menyiapkan tanggul yang baru, sementara semburan lumpur secara terus menerus, dari hari ke hari, volumenya terus membesar.  



  •  Pilihan kedua saya adalah membuang langsung lumpur panas itu ke Kali Porong. Sebagai tempat penyimpanan lumpur, Kali Porong ibarat waduk yang telah tersedia, tanpa perlu digali, memiliki potensi volume penampungan lumpur panas yang cukup besar. Dengan kedalaman 10 meter di bagian tengah kali tersebut, bila separuhnya akan diisi lumpur panas Sidoardjo, maka potensi penyimpanan lumpur di Kali Porong sekitar 300,000 m3 setiap kilometernya. Dengan kata lain, kali Porong dapat membantu menyimpan lumpur sekitar 5 juta m3, atau akan memberikan tambahan waktu sampai lima bulan bila volume lumpur yang dipompakan ke Kali Porong tidak melebihi 50,000 m3 per hari. Bila yang akan dialirkan ke Kali Porong adalah keseluruhan lumpur yang menyembur sejak awal Oktober 2006, maka volume lumpur yang akan pindah ke Kali Porong mencapai 10 juta m3 pada bulan Desember 2006. Volume lumpur yang begitu besar membutuhkan frekuensi dan volume penggelontoran air dari Sungai Brantas yang tinggi, dan kegiatan pengerukan dasar sungai yang terus menerus, agar Kali Porong tidak berubah menjadi waduk lumpur. Sedangkan untuk mencegah pengembaraan koloida lumpur Sidoardjo di perairan Selat Madura,diperlukan upaya pengendapan dan stabilisasi lumpur tersebut di kawasan pantai Sidoardjo.

  •   Pilihan Ketiga saya adalah mengumpulkan lumpur panas Sidoarjo ke tempat yang kemudian menjadi lahan basah yang akan ditanami oleh mangrove, lumpur tersebut dapat dicegah masuk ke Selat Madura sehingga tidak mengancam kehidupan nelayan tambak di kawasan pantai Sidoardjo dan nelayan penangkap ikan di Selat Madura. Pantai rawa baru yang akan menjadi lahan reklamasi tersebut dikembangkan menjadi hutan bakau yang lebat dan subur, yang bermanfaat bagi pemijahan ikan, daerah penyangga untuk pertambakan udang. Pantai baru dengan hutan bakau diatasnya dapat ditetapkan sebagai kawasan lindung yang menjadi sumber inspirasi dan sarana pendidikan bagi masyarakat terhadap pentingnya pelestarian kawasan pantai..




Itulah beberapa pendapat saya ,tentang bagaimana cara mengatasi  Lumpur Lapindo .

Sekian terima kasih.

    Kesemutan, Gejala Penyakit Serius

    Kamis, 02 Juni 2011

    Kesemutan, Gejala Penyakit Serius
     
    Pernahkah Anda merasa kesal saat mengetik karena ujung-ujung jari terasa kebal akibat kesemutan? Biasanya kesemutan dianggap sepele, karena sering terjadi akibat salah posisi duduk atau otot yang tegang. Padahal bila kesemutan yang Anda alami tidak disebabkani oleh kedua hal itu, maka kesemutan adalah warning   telah terjadi gangguan kesehatan yang serius.
    Apakah kesemutan?Kesemutan atau parestesia dalam ilmu kedokteran, adalah sensasi pada permukaan tubuh tertentu yang tidak dipicu rangsangan dari dunia luar. Sebenarnya parestesia adalah sensasi  rasa dingin atau panas di suatu bagian tubuh tertentu, atau sensasi rasa dirambati sesuatu. Parestesia itu timbul bila terjadi iritasi pada serabut saraf yang membawa sensasi kesemutan.
    Apa penyebabnya?Kesemutan terjadi jika syaraf dan pembuluh darah mengalami tekanan Misalnya, saat duduk bersimpuh atau menekuk kaki terlalu lama, maka syaraf dan aliran darah terganggu. Umumnya kesemutan akan mereda jika bagian tubuh yang mengalaminya digerakkan.
    Gejala penyakit seriusNamun bila kesemutan tak hilang setelah bagian tubuh digerakkan, atau semula hanya dialami sebagian kecil organ tubuh namun kemudian merambat ke bagian yang lebih luas; atau bila semula hanya terjadi sekali-sekali dan menjadi kian sering; atau bila kesemutan menjadi rasa kebal, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Kesemutan jenis ini merupakan gejala penyakit serius.
    Dokter akan menyelidiki bagian tubuh yang mengalami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, dan perkembangan kesemutan itu sejak awal. Semua informasi ini akan menunjukkan penyebab masalah. Bisa jadi pada saraf tepi, pada otot, sumsum tulang belakang, atau bahkan otak.
    Beberapa gangguan kesehatan serius yang ditandai gejala kesemutan, antara lain:
    • Radang sumsum tulang belakang (myelitis)Terjadi pada orang dewasa, kadang-kadang gejala kesemutan didahului oleh flu berat. Kesemutan yang dirasakan akan menghebat, naik dari ujung jari kaki sampai ke pusar (perut tengah). Gejalanya berkembang menjadi rasa tebal di permukaan kulit. Setelah fase ini, penderita akan mengalami kesulitan berjalan. Ini adalah gejala radang sumsum tulang belakang, yang terjadi karena serangan virus bernama cytomegalovirus (CMV).

      Penderita menjadi tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun sulit.  Penyakit ini dapat disembuhkan total, dapat pula cuma sembuh sebagian, tetapi ada juga yang sampai lumpuh.
    • Diabetes mellitus atau kencing manis
      Pada penderita diabetes, kesemutan adalah  gejala kerusakan pembuluh-pembuluh darah. Akibatnya, darah yang mengalir di ujung-ujung syaraf berkurang. Gejala yang dirasakan biasanya telapak kaki terasa tebal, kadang-kadang panas, dan kesemutan di ujung jari terus-menerus. Kemudian disertai rasa nyeri yang menikam, seperti ditusuk-tusuk di ujung telapak kaki, terutama pada malam hari.
       
      • Carpal Tunnel Syndrome (CTS)Kesemutan yang menyerang ujung jari, biasanya tangan kanan, dan kemudian berkembang menjadi rasa tebal, saat digunakan beraktivitas, adalah gejala CTS. Gejala kesemutan ini berkaitan dengan rongga di pergelangan tangan (karpal) yang mengalami pembesaran otot-otot sehingga menekan saraf yang melewati terowongan tersebut. CTS bisa menjadi gangguan lebih serius bila didiamkan cukup lama, misalnya 1 - 2 tahun.
      Pada tahap ini tekanan otot sudah mengganggu aliran darah ke tangan, dengan akibat otot-otot yang mengalami kekurangan nutrisi akan mengecil, dan melemahkan otot.
      • JantungPada penderita sakit jantung, kesemutan dapat juga timbul karena komplikasi jantung dan sarafnya. Yang terjadi misalnya, si penderita menjalani operasi pemasangan klep jantung. Saat pemasangan, ada bekuan darah menempel, yang kemudian terbawa aliran darah ke atas, dan menyumbat salah satu pembuluh darah di otak. Bila sumbatan di otak itu kebetulan mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, si penderita akan merasakan kesemutan sebelah. Bila daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan menjadi kelumpuhan.
      • RematikRematik juga menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Gejala kesemutan karena rematik akan hilang bila rematik sembuh.
       
       

    maag dan masuk angin

    maag dan masuk angin

    Maag dan masuk angin mempunyai keterkaitan erat satu sama lainnya. Bahkan, keduanya merupakan sebab akibat dari terjadinya ketidakseimbangan angin di dalam tubuh.
    Dalam istilah medis, sebenarnya tidak dikenal nama masuk angin. Istilah yang ada adalah Flu atau Cold, untuk menunjukkan gejala demam. Masuk angin terjadi karena karena udara dingin atau terkena angin yang menyebabkan vasokonstriksi (menciutnya) pembuluh darah pada kulit.
    Dengan demikian aliran darah tersebut kurang memberikan nutrisi yang baik ke jaringan tubuh yang menyebabkan rasa tidak enak badan. Oleh karena itu sering dipakai cara yang tradisional seperti kerokan. Dengan kerokan tersebut membuat melebarnya pembuluh darah tepi (vasodilatasi) sehingga aliran darah ke jaringan menjadi lebih baik dan orang tersebut merasa badannya agak lebih enak.
    Padahal, garis-garis merah sesuai kerokan, bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada di kulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi.
    Masuknya angin ke dalam tubuh bisa melalui makanan seperti ubi, singkong, tales, minuman ringan bersoda yang setelah mengkonsumsi kemudian akan bersendawa (bertahak). Berlebihan dalam mengkonsumi makananpun akan menyebabkan ketidak seimbangan dalam angin.
    Setelah angin masuk ke dalam tubuh lalu diserap oleh pembuluh darah, melalui saluran pembuluh darah inilah angin bergerak ke mana-mana, ada yang ke kepala sehingga kepala menjadi pusing atau ke tulang, yang menyebabkan tulang terasa ngilu dan terasa lemas tak bertenaga.
    Dalam hal ini, Rasullulah pernah mengajarkan agar ketika mengkonsumsi makanan tidak terlalu banyak. Cukup 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman dan 1/3 untuk udara atau angin. Karena itu, ketika makan, sebisa mungkin kaki kanan ditekuk supaya makanan tidak terlalu banyak masuk ke lambung. Yang intinya, untuk menjaga keserasian keseimbangan angin tersebut.
    Jika makanan terlalu banyak, maka lambung bekerja lebih keras untuk melumat makanan yang masuk tersebut. Asam lambung yang berfungsi melumat, otomatis akan mengeluarkan asamnya lebih banyak. Namun, kontrol asam lambung yang terganggu oleh angin membuat otomatisasinya terganggu, sehingga ketika tidak ada makanan, asam lambung pun keluar dalam jumlah cukup banyak. Hal inilah yang dinamakan asidosis, kelebihan asam lambung, akibatnya rasa panas pada ulu hati seperti yang dialami oleh suami ibu.
    Rasa pusing dan kepala berat disebabkan peredaran darah menuju ke kepala terganggu. Hal ini menyebabkan asupan oksigen ke otak pun turut terganggu. Otak merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang membutuhkan banyak oksigen. Jika kurang, maka akan terjadi pusing, sakit kepala ataupun migrain. Untuk mengatasi hal ini sebenarnya mudah, ketika pusing menyerang, cepat-cepat sujud walau dalam keadaan tidak shalat. Maksudnya, dalam keadaan sujud, posisi jantung lebih tinggi dari kepala, sehingga mudah mengalirkan darah yang berisi oksigen ke otak.
    Atau, bisa juga mengkompres bagian punggung dan leher dengan air hangat, supaya pembuluh darah yang menciut bisa melebar kembali. Cara lain dengan melakukan urutan di batang leher, sebaiknya dengan menggunakan minyak but-but . Karena minyak memberi rasa panas bukan di permukaan kulit tapi di dalam. Minyak But-But juga sangat baik untuk mengatasi perut kembung. Oleskan Minyak But-But di seputar perut yang kembung.
    Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketika mandi, jangan langsung ke bagian badan, tapi mulailah dari kaki, kemudian perlahan-lahan naik ke tubuh. Begitu pula saat mandi junub, terutama pada waktu subuh. Sebelum wudhu sebaiknya, perbanyak guyuran ke bagian kaki, baru kemudian berwudhu yang dilanjutkan dengan membasahi kepala tiga kali. Hal ini dilakukan guna menjaga suhu di dalam tubuh agar tetap seimbang. Ketidakseimabangan suhu merupakan salah satu penyebab penyakit. Misalnya, panas dalam dan demam.
    Selain itu, untuk mengatasi masuk angin dan maag, cobalah sebelum makan nasi, ambil sedikit garam dapur lalu lalu dilumat. Barulah kemudian memakan nasi seperti biasa. Yang tak kalah penting adalah olahraga, dengan olahraga peredaran darah bisa menjadi lancar dan cepat. Sehingga bisa mendorong angin yang berada di dalam tubuh keluar.